PEMBERIAN VAKSINASI PADA KOLAM LELE

http://tipslele.blogspot.com/2015/01/pemberian-vaksinasi-pada-kolam-lele.html
PEMBERIAN VAKSINASI PADA KOLAM LELE



Cara-cara vaksinasi sebelum benih ditebarkan:
  • Untuk mencegah penyakit karena bakteri, sebelum ditebarkan, lele yang berumur 2 minggu dimasukkan dulu ke dalam larutan formalin dengan dosis 200 ppm selama 10-15 menit. Setelah divaksinasi lele tersebut akan kebal selama 6 bulan.
  • Pencegahan penyakit karena bakteri juga dapat dilakukan dengan menyutik dengan terramycin 1 cc untuk 1 kg induk.
  • Pencegahan penyakit karena jamur dapat dilakukan dengan merendam lele dalam larutan Malachite Green Oxalate 2,5–3 ppm selama 30 menit.

Pemeliharaan Kolam/Tambak
  • Kolam diberi perlakuan pengapuran dengan dosis 25-200 gram/m2 untuk memberantas hama dan bibit penyakit.
  • Air dalam kolam/bak dibersihkan 1 bulan sekali dengan cara mengganti semua air kotor tersebut dengan air bersih yang telah diendapkan 2 malam.
  • Kolam yang telah terjangkiti penyakit harus segera dikeringkan dan dilakukan pengapuran dengan dosis 200 gram/m2 selama satu minggu. Tepung kapur (CaO) ditebarkan merata di dasar kolam, kemudian dibiarkan kering lebih lanjut sampai tanah dasar kolam retak-retak.
http://tipslele.blogspot.com/2015/01/pemberian-vaksinasi-pada-kolam-lele.html

Daphnia Sp Menjadi Makanan Favorit pada Benih Ikan Lele

http://tipslele.blogspot.com/2015/01/daphnia-sp-menjadi-makanan-favorit-pada.html
 Makanan Favorit pada Benih Ikan Lele

Kutu air salah satu hewan kecil yang menjadi makanan favorit bagi anak ikan lele atau benih ikan lele. itulah salah satu alasan mengapa sekarang ini banyak yang melakukan budidaya kutu air (Daphnia Sp) untuk dijadikan makanan favorot pada peternakan ikan lele . 

Kutu air merupakan jenis udang renik, ada beberapaka macam kutu air seperti Daphnia dan Moina yang termasuk dalam family Depphnidae dan kutu air termasuk udang renik yang paling primitif.


Habitat Daphnia adalah perairan air tawar yang kaya bahan organik yang atau “green water”, meliputi danau, sungai, dan waduk. Daphnia adalah jenis zooplankton yang dapat tumbuh optimum pada suhu perairan sekitar 21 °C dan pH antara 6,5 - 8,5. Jenis makanan yang baik untuk pertumbuhan Daphnia adalah bakteri, fitoplankton (alga), dan detritus.

Perkembangbiakan Daphnia sangat cepat, dimana reproduksinya dimulai pada umur lima hari, dan selanjutnya setiap selang waktu satu setengah hari akan bereproduksi kembali dengan jumlah anak sekitar 39 ekor dari 1 induk. Sehingga bila dikalikan dengan umur hidup Daphnia 34 hari, maka selama hidupnya jasad renik ini mampu menghasilkan anak kurang lebih 558 ekor.

Daphnia sangat ideal sebagai pakan alami untuk larva dan benih ikan lele, karena ukuran tubuhnya yang sesuai dengan bukaan mulut larva dan benih ikan, memiliki kandungan gizi yang baik, dan mudah dicerna dan diserap oleh alat pencernaan benih ikan yang masih belum terbentuk secara sempurna.

Kandungan protein Daphnia adalah 42,65%, nilai ini mencukupi syarat untuk memenuhi kebutuhan protein bagi larva dan benih ikan lele.

Cara makan kutu air cukup unik, karena mereka mencari makanannya hanya dengan menggerak-gerakan kaki-kakinya yang pipih, dari gerakan tersebut dapat menimbulkan arus air yang membawa makanan sampai makanan tersebur mendekat ke mulutnya.

Makanan kutu air yaitu tumbuh-tumbuhan renik dan sisa-sisa bahan organic yang sedang membusuk. Ciri khas dari hewan yang satu ini yaitu bentuk tubuhnya yang gepeng, bila kita lihat dari atas seperti sebuah cangkang kerang-kerangan.

Di atas tubuh bagiannya cangkang tersebut membentuk sebuah kantong yang berguna sebagai tempat penampungan dan tempat penyimpan telurnya. Di dalam kantung tersebut telur-telur berkembang menjadi embrio ketika lahir embrio tersenbut sudah tumbuh dewasa.

Kutu air berkembang tanpa proses perkawinan antara induk jantan dan betina atau secara patenogenetik. Perkembangan pada daphia dan moina terjadi perbedaan, baik pada suhu, keasaman, dan banyaknya anak yang dihasilkan.

Daphnia biasanya kan hidup pada suhu 22°C-30°C. anak daphnia sudah menjadi dewasa ketika sudah berumur 4 hari, umur daphnia dapat mencapai 12 hari dan setiap dua dua hari sekali beranak sebanyak 28 ekor.

Selama hidupnya daphnia dapat beranak sebanyak 7 kali, sedangkan apabila anak moina akan menjadi dewasa setelah umur 5 hari dan umurnya mencapai 30 hari, setiap dua hari sekali moina beranak sebanyak 32 ekor, jadai kalau moina selama hidupnya dapat beranak sebanyak 15 kali.

Perkembangbiakan dengan cara tidak kawin ini biasanya terjadi pada musim panas, sedangkan pada musim dingin perkembang biakan akan menghasilkan individu janta. Dan setelah dewasa jantan tersebut akan mengawini sang induk dan dariperkawinan itu bisa menghasilkan telur yang lebih besar dibanding telur yang tidak melalui proses perkawinan.

http://tipslele.blogspot.com/2015/01/daphnia-sp-menjadi-makanan-favorit-pada.html

http://tipslele.blogspot.com/2015/01/daphnia-sp-menjadi-makanan-favorit-pada.html

MAKANAN ALAMI TERNAK LELE

Terimakasih Anda telah setia tetap berkunjung ke bloglele ini dan telah membaca banyak artikel tentang lele di blog ini seperti :

http://tipslele.blogspot.com/2015/01/makanan-alami-ternak-lele.html
kolam terpal ternak lele

Pada postingan kali ini blog lele ini akan memposting artikel tentang :


 MAKANAN ALAMI TERNAK LELE


Makanan alami berasal dari pertumbuhan plankton secara alami. Pertumbuhan makanan alami dapat dipacu lewat pemupukan kolam. Untuk pemupukan kolam dibutuhkan pupuk kandang (kotoran ayam), urea, TSP, serta ammonium nitrat. Banyaknya pupuk kandang adalah 500-700 g/m², TSP 20 g/m², dan ammonium nitrat 15g/m².

Selanjutnya, biarkan kolam selama 3 hari. Selanjutnya, isi kolam dengan air setinggi kira-kira 30-50 cm. Biarkan sehingga warna air kolam berubah menjadi warna cokelat atau kehijauan. Perubahan warna air ini menunjukkan kolam mulai banyak ditumbuhi jasad-jasad renik makanan alami ikan lele. Setelah itu, secara bertahap ketinggian air ditambah sebelum benih lele ditebar.
http://tipslele.blogspot.com/2015/01/makanan-alami-ternak-lele.html

Untuk kolam induk lele, penyediaan makanan alami perlu dilakukan. Khusus untuk kolam induk dapat dibangun kolam rotifer (cacing bersel tunggal) dengan luas sekitar 10 m². Letak kolam rotifer berada dibagian atas kolam induk. Dengan demikian, masuknya makanan alami ke kolam induk menjadi gampang. Saluran penghubung dari kolam rotifer ke kolam induk perlu dibuat untuk mengalirkan rotifer. Agar terjaga kontinuitas kebutuhan makanan rotifer, pemberian pupuk organic mutlak dilakukan
info ini disarikan dari : perawatanternakbudidaya.blogspot

http://tipslele.blogspot.com/2015/01/makanan-alami-ternak-lele.html
panen ternak lele

AGAR PANEN LELE SESUAI WAKTU

Terimakasih Anda telah berkunjung ke bloglele ini dan telah membaca banyak artikel tentang lele di blog ini seperti :





Namun terkadang, waktu panen tidak selalu sesuai dengan perkiraan. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat digunakan untuk dapat panen lele sangkuriang tepat waktu atau sesuai target :
  • Jaga kepadatan tebar kolam (sesuaikan luas kolam dengan ikan yang ditebar di kolam tersebut) contoh : 100 – 120ekor ikan lele sangkuriang /m2.
  • Jaga Kualitas air bila diperlukan (tiap 2minggu sekali buang air dasar 20cm, diganti dengan air baru).
  • Pilihlah bibit lele sangkuriang dengan kualitas terbaik.
  • Setiap pergantian pakan lele sangkuriang tambahkan 10-20cm ketinggian air kolam.
  • Pilihlah dengan bijak pakan pelet berprotein tinggi (min.30%), dan perbandingan pakan dengan bobot ikan pada saat panen adalah 1:1.
  • Berikan pakan lele dengan waktu yang teratur , contoh : pukul 09.00-12.00-15.00-18.00-21.00.
infolele disarikan dari: komunitas lele sangkuriang)
       

CARA PENGASAPAN IKAN LELE

Terimakasih atas kunjungan Anda ke blog seputar lele ini, beragam aneka informasi tentang peternakan lele sudah kami sajikan pada postingan2 sebelumnya seperti :

Perawatan Induk Ikan Lele
Pembenihan Ikan Lele Dumbo
Bisnis Ternak Ikan Lele
------------------
Pada postingan hari ini kami akan menyajikan informasi mengenai:

CARA PENGASAPAN
IKAN LELE
Biasanya ikan lele yang di asap atau salai adalah ikan lele kampung atau ikan lele yang berkeliaran di alam bebas. biasanya ukuran ikan lele yang asap berukuran kecil. 


1. Persiapan ikan
Jadi ukuran lele yang kita gunakan disini adalah ikan lele yang berukuran kira - kira 12 ekor/kg.

2. Pengolahan ikan.
Ikan yang sudah di persiapkan terlebih dahulu kita bersihkan isi perutnya dengan cara di belah dua lalu di cuci hingga bersih.

3. Persiapan pengasapan.
Api yang kita gunakan disini bersumber dari sabut kelapa biar jangan terlalu panas. setelah api dinyalakan letakkan besi panggangan yang terbuat dari susunan besi kecil diatas api yang di topang dua buah dudukan. Jarak anyaman besi dari api kira - kira 30 cm dari api. Letakkan ikan secara beraturan di atas anyaman tadi secara teratur dan rapi. kemudian lakukan pembalikan ikan secara teratur agar bagian bawah ikan tidak hangus, serta selalu perhatikan keadaan api agar tidak terlalu besar.
disarikan dari 

PENYEBAB DAN PENGOBATAN LELE SAKIT

Terimakasih atas kunjungan Anda ke blog seputar lele ini, beragam aneka informasi tentang peternakan lele sudah kami sajikan pada postingan2 sebelumnya seperti :

------------------
Pada postingan hari ini kami akan menyajikan informasi mengenai:

PENYEBAB DAN PENGOBATAN
IKAN LELE SAKIT 



Penyakit parasit adalah penyakit yang disebabkan oleh organisme tingkat rendah, seperti virus, bakteri, jamur, dan protozoa yang berukuran kecil.

Aeromonas hydrophilla dan Pseudomonas hydrophylla
Penyebab:
  • Penyakit ini timbul akibat serangan bakteri dari jenis Aeromonas hydrophilla dan pseudomonas hydrophylla. Denagn cirri-ciri sebagai berikut:
    • Ukuran sangat kecil, yaitu sekitar (0,7-0,8 µ) x(1-1,5µ).
    • Tubuhnya berbentuk seperti batang dengan cambuk di ujung batang 9polar flage). Fungsi cambuk ini adalah sebagai alat gerak.
Gejala:
  • Warna tubuh menadi gelap
  • Kulit kesat dan timbul pendarahan
  • Kesulitan bernapas, terlihat megap-megap dipermukaan air.
Pengendalian :
  • Jagalah kebersihan diair kolam.
Pengobatan:
  • Campurkan Terramycine dalam pakan denagn dosis 50 mg/kg ikan/hari.
  • Beriakn obat ini selama 7-10 hari berturut-turut
  • Selain Terramycine, pengobatan juga dapat dilakukan dengan memberikan Sulphonamid ke dalam pakan sebanyak 100 mg/kg ikan/hari selama 3 hari.



Tuberculosis
Penyebab:
  • Penyakit ini disebabkan serangan baketri Mycobacterium fortoitum
Gejala:
  • Tubuh ikan berwarna gelap
  • Perut bengkak (karena tubercle/bintil-bintil pada hati, ginjal, dan limpa).
  • Posisi berdiri dipermukaan air, berputar-putar atau miring-miring.
  • Terdapat bintik putih disekitar mulut dan sirip.
Pengendalian :
  • Perbaiki kualitas air dan lingkunag kolam.
Pengobatan :
  • Campurkan Terramycin dalam pakan denagn dosis 5-7,5 g/100 kg ikan/hari selama 5-15 hari.


Jamur saprolegnia
Penyebab:
Penyakit ini disebabkan serangan jamur saprolegnia yang tumbuh sebagai saprofit pada jaringan tubuh yang mati atau iakn yang kondisinya lemah.


Gejala:
  • Tubuh ikan ditumbuhi sekumpulan benang halus seperti kapas yang dapat ditemukan didaerah luka.
  • Ikan sudah lemah seperti daerah kepala tutup insang, sirip, serta tubuh lainnya.
  • Jamur ini juga suka menyerang telur dengan menyelimuti telur dengan benang seperti kapas.
  • Jamur ini juga sering menyerang telur dengan menyelimuti telur dengan benang seperti kapas.
Pengendalian :
  • Rendam benih gelondongan dan iakn dewasa dalam larutan Malachyte Green oxalate denagn dosis 2,5-3 ppm selam 30 menit.
  • Rendam telur dalam larutan Malachyte Green oxalate denagn dosis 0,1-0,2 ppm selama 1 jam atau 5-10 ppm selama 15 menit.

Penyakit bintik putih
dan gatal/Trichodiniasis
Penyebab :
Parasit dari golongan ciliata berbentuk bulat, terkadang amuboid, serta mempunyai inti beerbentuk tapal kuda yang disebut Ichthyophthirius multifilis.


Gejala:
Ikan terlihat sangat lemah dan selalu timbul di permukaan air.
Terdapat bintik-bintik berwarna putih pada kulit, sirip, dan insang.
Ikan memperlihatkan perlaku menggosok-gosokkan tubuh pada dasar atau dinding kolam.
Pengendalian:
Jagalah kualitas dan kuantitas air.
Pengobatan :
Rendam ikan pada campuran larutan Formalin 25 cc/m³ dan larutan Malachyte Green Oxalate 0,1 g/m³ selama 12-24 jam.
Ganti kolam dengan air segar.
Ulangi langkah pengobatan setelah 3 hari.


Cacing Trematoda
Penyebab :
Cacing kecil Gyrodactylus dan Dactylogyrus. Cacing Dactylogyrus menyerang insang, sedangkan cacing Gyrodactylus menyerang kulit dan sirip.

Gejala :
  • Insang luka-luka dan timbul pendarahan
  • Pernapasan terganggu karena terjadi kerusakan pada ikan.
  • Pengendalian :
  • Pengendalian dapat dilakukan denagn cara merendam ikan dalam:
  • Larutan Formalin 250 cc/m³ air selama 15 menit.
  • Larutan Methyline Blue 3 ppm selama 24 jam,
  • Larutan kalium permanganate (KMnO4) 0,01 % selama 30 menit
  • Larutan garam (NaCl) 2 % selama 30 menit, atau
  • Larutan NH4OH 0,5% selama sekitar 10 menit.

disarikan dari
Sumber : Buku ' LeLe ' Penerbit, Dinamika Media
Sumber Gambar : http://dvetter.com/

TIPS SEBELUM MENEBAR BENIH IKAN LELE

Terimakasih atas kunjungan Anda ke blog seputar lele ini, beragam aneka informasi tentang peternakan lele sudah kami sajikan pada postingan2 sebelumnya seperti :

------------------
Pada postingan hari ini kami akan menyajikan informasi mengenai:

TIPS SEBELUM MENEBAR
BENIH IKAN LELE


Penebaran benih
Sebelum benih ditebar,sebaiknya benih disucihamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KMNO4 (Kalium Permangat) atau PK dengan dosis 35 gr/m2 selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5 -10 menit

Penebaran benih hendaknya dilakukan pada pagi/sore hari.pada kedua kondisi ini umumnya perbedaan nilai suhu air pada permukaan dan dasar kolam tidak terlalu besar.Hindari penebaran benih pada kondisi terik matahari secara langsung.Kedalam air kolam pun hendaknya disesuaikan dengan jumlah dan ukuran benih.
Jumlah padat tebar benih 75-100 ekor/m2 yang berukuran 5 - 8 cm. Kedalaman air pada benih diterbarkan ± 30 cm

Pemberian Pakan
Pada dasarnya Lele Sangkuriang merupakan ikan yang bersifat omnivora.Makanan yang diberikan bisa makanan alami yang bisa diperoleh dari sekitar kolam atau tempat tinggal kita. Pemberian makanan tambahan berupa pellet bisa diberikan jika tidak mau repot mencari makanan alami. Dalam Budi Daya Lele Sangkuriang jumlah besar cara ini lebih praktis dilaksanakan. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan di kolam. Cara menghitungnya dengan mengambil sampel beberapa Lele Sangkuring kemudian ditimbang. Untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan efisiensi pemberian pakan, makanan dicampurkan dengan probiotik. Menurut pengamatan beberapa petani dan peneliti probiotik mampu meningkatkan efisiensi pencernakan makanan sehingga ikan lele menjadi cepat besar dan bobot bertambah.

Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kali setiap hari. Sedangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari campuran dedak halus dengan ikan rucah dengan perbandingan 1:9 atau campuran dedak halus, bekatul, jagung, cincangan bekicot dengan perbandingan 2:1:1:1 campuran tersebut dapat dibuat bentuk pellet.

Dan untuk diketahui juga bahwa Pemberian pakan buatan (pelet) diberikan sejak benih berukuran 2 minggu berupa bentuk serbuk halus. Kemudian setelah itu berangsur-angsur digunakan pelet diameter 1 milimeter barulah kemudian beralih ke pellet ukuran 2 milimeter (sesuai umur ikan lele). Hal ini dimaksud agar pellet dapat dicerna lebih baik dan lebih merata oleh seluruh ikan sehingga meminimalisir terjadinya variasi ukuran lele selama pertumbuhannya.

Pakan yang diberikan berupa pellet dengan kandungan protein berkisaran antara 28 – 33 %. Pemberian pakan ini dilakukan secara berkala dengan dosis 3-5% dari bobot total ikan dan pemberian sebanyak 3 x sehari (pagi,siang dan sore)

PENYAKIT BINTIK PUTIH PADA LELE

Terimakasih atas kunjungan Anda ke blog seputar lele ini, beragam aneka informasi tentang peternakan lele sudah kami sajikan pada postingan2 sebelumnya seperti :

------------------
Pada postingan hari ini kami akan menyajikan informasi mengenai:

PENYAKIT BINTIK PUTIH
PADA LELE


  • Penyebab dari munculnya penyakit ini adalah ichthyophthirius multifiliis dimana mereka akan menyerang ikan lele yang dipelihara didalam kolam yang airnya menggenang.

  • Gejala yang ditunjukkan oleh ikan lele yang terserang oleh penyakit ini adalah bahwa pada permukaan kulit dan juga insang ikan lele banyak dijumpai bintik – bintik berwarna putih yang apabila dibiarkan terlalu lama, kulit dan insang ini akan rusak sebelum pada akhirnya nanti ikan lele akan mati dalam hitungan jam.

  • Beberapa tindakan pengobatan yang dapat dilakukan adalah :
    • Memperbaiki sistem sanitasi, air kolam ditaburi dengan garam dapur sejumlah 30 gram / liter air, sebanyak 2 – 3 kali berturut – turut, penggunaan malachyte green berdosis 0,1 gram / m2 sebanyak 2 hari sekali hingga ikan lele sembuh.

CARA SUKSES BUDIDAYA LELE

Terimakasih atas kunjungan Anda ke blog seputar lele ini, beragam aneka informasi tentang peternakan lele sudah kami sajikan pada postingan2 sebelumnya seperti :

------------------
Pada postingan hari ini kami akan menyajikan informasi mengenai:
CARA SUKSES

Berikut ini tipsnya :

1. Kenali Ikan Lele yang akan kita budidayakan
Kenali dahulu ikan lele yang anda budidayakan, jenis makanannya dan juga jenis ikannya. Ini penting dipahami sebelum melakukan budidaya ikan lele.

2. Persiapkan Kolam Ikan Lele
Persiapkan Lahan untuk Kolam. Kemudian Keruk sedalam minimal 50 cm. Setelah lahan tanah untuk kolam sudah dikeruk, buat rangka untuk terpal kolam ikan lele bisa menggunakan bambu atau rangka khusus terpal. Pastikan posisinya presisi dengan kerukan tanah tersebut. Persiapkan terpal dan masukkan kedalam kerukan kolam ikan lele tersebut. Pasang terpal secara hati-hati dan pastikan supaya terpal tidak bocor. Selanjutnya apabila sudah memastikan terpal terpasang dengan baik di kolam yang sudah dikeruk, masukkan air dan ikan lele tentunya.

3. Air Kolam untuk ikan lele
Ini juga wajib dan berperan sangat penting, karena banyak penyakit dan tingginya angka kematian ikan lele yg penyebabnya karena kondisi air yang tidak memenuhi syarat, misalnya PH airnya, banyak pengusaha ternak ikan lele hanya sebatas mengetahui saja bahwa PH yang baik uutuk ikan lele adalah antara 7 s/d 8, tapi tidak menerapkannya. Hal ini sangat merugikan, khususnya dalam usaha budidaya ikan lele, jangan menebar benih ikan lele dengan kondisi PH yang belum memenuhi syarat, sebaiknya gunakan alat pengukur PH agar tepat. Air bisa memakai air dari sumber manasaja, dengan syarat kadar besi rendah. Kalau air PAM wajib diendapkan dulu 1-3 hari, supaya koporit menguap.

4. Pakan lele
Tata cara Pembarian pakan ikan lele di budidaya ikan lele sangatlah penting, karena pemberian pakan ikan lele yang salah bisa mengakibatkan pemborosan juga bisa juga membuat ikan lele menjadi mati.

5 Pengambilan & Penebaran Indukan atau Bibit lele
Proses pengambilan & penebaran indukan atau bibit di budidaya ikan lele harus dilakukan dangan benar, belilah benih yang baik ditempat yang sudah terpercaya. Setelah itu proses pengiriman indukan juga harus dangan cara-cara yang benar, dan lepaskan benih ikan dengan cara yang benar ke dalam kolam. Pada tahap pembenihan juga ada proses penyortiran, bibit lele yang sudah disortir sesuai dengan ukurannya akan dijual atau dimasukkan kedalam kolam pembesaran benih selanjutnya. Para pembudidaya ikan lele biasanya melakukan proses puasa pada benih lele sebelum melakukan penyortiran, hal ini juga dilakukan oleh pembudidaya ikan lele pada segmen pembesaran, para pembudidaya ikan lele di segmen pembesaran biasanya tidak langsung memberi makan pada bibit lele yang baru ditebar selama setengah hari, bibit lele yang ditebar & langsung diberi pakan lebih rentan terserang penyakit & mengalami kematian.

PEMILIHAN DAN PERAWATAN INDUK IKAN LELE

PEMILIHAN DAN PERAWATAN INDUK IKAN LELE
Sekarang ini usaha peternakan Ikan Lele mulai banyak dilirik oleh parapengusaha budidaya ikan. Salah satu yang paling menjadi usaha peternakan vaforit adalah usaha pembenihan ikan lele. Hanya dengan bermodalkan lahan yang tidak begitu luas dan indukan ikan lele, ketrampilan, dan sedikit sarana pendukung kita bisa mendapatkan hasil yang cukup menjanjikan.

Sebagai gambaran untuk satu kali proses pemijahan/ pengawinan ikan lele bisa diperoleh bibit lele sebanyak 10.000-50.000 ekor. Jika 1 ekor seharga Rp 80,- maka kita bisa meraup omset sekitar Rp 2.400.000,- dalam sekali pembenihan. Meskipun kadang bisa terjadi kegagalan, namun dengan ketekunan dan kesungguhan semua itu akan mudah diatasi.

Untuk memulai pembibitan ikan lele terlebih dahulu kita harus menyiapkan Indukan Lele. Berikut ini akan dijelaskan tentang Indukan ikan lele yang baik.

1. Ciri-ciri induk lele jantan:
- Kepalanya lebih kecil dari induk ikan lele betina.
- Warna kulit dada agak tua bila dibanding induk ikan lele betina.
- Urogenital papilla (kelamin) agak menonjol, memanjang ke arah belakang, terletak di belakang anus, dan warna kemerahan.
- Gerakannya lincah, tulang kepala pendek dan agak gepeng (depress).
- Perutnya lebih langsing dan kenyal bila dibanding induk ikan lele betina.
- Bila bagian perut di stripping secara manual dari perut ke arah ekor akan mengeluarkan cairan putih kental (spermatozoa-mani).
- Kulit lebih halus dibanding induk ikan lele betina.

2. Ciri-ciri induk lele betina
- Kepalanya lebih besar dibanding induk lele jantan.
- Warna kulit dada agak terang.
- Urogenital papilla (kelamin) berbentuk oval (bulat daun), berwarna kemerahan, lubangnya agak lebar dan terletak di belakang anus.
- Gerakannya lambat, tulang kepala pendek dan agak cembung.
- Perutnya lebih gembung dan lunak.
- Bila bagian perut di stripping secara manual dari bagian perut ke arah ekor akan mengeluarkan cairan kekuning-kuningan (ovum/telur).

3. Syarat induk lele yang baik:
- Kulitnya lebih kasar dibanding induk lele jantan.
- Induk lele diambil dari lele yang dipelihara dalam kolam sejak kecil supaya terbiasa hidup di kolam.
- Berat badannya berkisar antara 100-200 gram, tergantung
- Bentuk badan simetris, tidak bengkok, tidak cacat, tidak luka, dan lincah.
- Umur induk jantan di atas tujuh bulan, sedangkan induk betina berumur satu tahun.
- Frekuensi pemijahan bisa satu bula sekali, dan sepanjang hidupnya bisa memijah lebih dari 15 kali dengan syarat apabila makanannya mengandung cukup protein.

4. Ciri-ciri induk lele siap memijah
Induk lele yang siap untuk dikawinkan biasanya terlihat berpasang-pasangan pada kondisi air jernih, kejar-kejaran antara yang jantan dan yang betina. Induk tersebut segera ditangkap dan ditempatkan dalam kolam tersendiri untuk dipijahkan.

Untuk mengatur perkawinan Lele dilakukan dengan mencampur indukan di kolam yang keruh. Tidak perlu khawatir, ikan Lele yang sudah berumur lebih dari 8 bulan sudah tahan terhadap kondisi air yang ekstrim sekalipun (kecuali limbah kimia). Satu kolam ukuran 3x3m cukup untuk 5 pasang Induk Lele.

Untuk melakukan perkawinan/pemijahan, ambil 1 pasang Indukan yang cukup matang. Tempatkan dalam kolam pembenihan 3x3m dengan air jernih setinggi 30cm.

5. Perawatan induk lele:
- Selama masa pemijahan dan masa perawatan, induk ikan lele diberi makanan yang berkadar protein tinggi seperti cincangan daging bekicot, larva lalat/belatung, rayap atau makanan buatan (pellet). Ikan lele membutuhkan pellet dengan kadar protein yang relatif tinggi, yaitu sekitar 60%. Cacing sutra kurang baik untuk makanan induk lele, karena kandungan lemaknya tinggi. Pemberian cacing sutra harus dihentikan seminggu menjelang perkawinan atau pemijahan.
- Makanan diberikan pagi hari dan sore hari dengan jumlah 5-10% dari berat total ikan.
- Setelah benih berumur seminggu, induk betina dipisahkan, sedangkan induk jantan dibiarkan untuk menjaga anak-anaknya. Induk jantan baru bisa dipindahkan apabila anak-anak lele sudah berumur 2 minggu.
- Segera pisahkan induk-induk yang mulai lemah atau yang terserang penyakit untuk segera diobati.
- Mengatur aliran air masuk yang bersih, walaupun kecepatan aliran tidak perlu deras, cukup 5-6 liter/menit.

CARA TERBARU BETERNAK IKAN LELE

CARA TERBARU BETERNAK IKAN LELE

Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele merupakan salah satu usaha yang dapat ditekuni. Permintaannya selalu ada, karena ikan ini banyak diminati. Terutama untuk dijadikan lauk makanan. iklan lele memang cukup di minati di masyarkat kita.

Salah satu tempat budidaya ikan lele terletak di Kampung Cibodas, Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Cibadak, Banten. Pemiliknya Haji Aip Suhendri. Letak kolam budidaya lele ini tidak jauh dari pusat kota Kabupaten Lebak, Banten.

Disini terdapat 15 kolam dengan ukuran 5 kali 10, yang berisi ribuan ekor ikan lele. Budidaya ikan lele di tempat ini dilakukan mulai dari pembenihan. Untuk proses pembenihan disini terdapat 150 ekor induk lele yang berat per ekornya bisa mencapai 4 kilogram.

Benih ikan lele yang dihasilkan, berukuran antara 5 sampai 15 centimeter telah dapat dipasarkan. Harganya berkisar 200 hingga 500 rupiah per ekor. Pembesaran ikan lele di tempat ini, tidak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar 2 bulan.

Memelihara ikan lele tergolong mudah. Karena tidak memerlukan air yang banyak dan tidak memerlukan air yang selalu bersih. Selain itu, ikan lele juga tahan terhadap penyakit, asalkan makanannya cukup.

Setiap hari sekitar satu ton ikan lele dihasilkan dari tempat ini. Ikan lele ukuran besar dijual antara 8 r

ibu hingga 10 ribu rupiah per kilogram. Setiap kilogramnya terdiri dari 10 ekor ikan. Usahabudidaya lele ini memiliki prospek yang baik. Keuntungan yang diperoleh setiap bulan paling sedikit 3 juta rupiah.(Helmi Azahari/Ijs)
Sumber

Budi Daya Lele Dumbo kolam terpal 

Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele Peternakan Ikan Lele merupakan keluarga Catfish yang memiliki jenis yang sangat banyak, diantaranya Lele Dumbo, Lele Lokal, Lele Phyton, Lele Sangkuriang dan lain-lain. Pada tulisan terdahulu sudah dituliskan mengenai Budi Daya Ikan Guramih Pada Kolam Terpal, pada kesempatan ini akan dibahas BUDI DAYA IKAN LELE DUMBO pada Kolam terpal. Budi Daya Ikan Lele dumbo relatif lebih mudah dan sederhana jika dibandingkan dengan budi daya guramih. Pada dasarnya metode Budi Daya ini adalah solusi untuk beberapa kondisi antara lain lahan yang sempit, modal yang tidak terlalu besar dan solusi untuk daerah yang minim air. Lele Dumbo merupakan ikan yang memiliki beberapa keistimewaan dan banyak diminati orang.

Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele - Aneka masakan dari lele bisa diperoleh dengan mudah, rasa daging yang lezat dan gurih membuat bisnis budi daya lele menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan keuntungan. Selain itu Lele dumbo lebih mudah dipelihara dan cepat dalam pertumbuhannya. Dengan kondisi air yang “buruk” Lele dumbo bisa bertahan hidup dan berkembang dengan baik, dengan demikian solusi pemeliharaan lele dumbo dengan terpal menjadi alternatif yang perlu dicoba. Budi Daya Ikan Lele dumbo dengan Kolam terpal mendatangkan peluang usaha yang cukup menjanjikan dan tidak memerlukan modal usaha yang besar. Analisis budi daya Lele Dumbo dapa dilakukan dalam berbagai model untuk konsumsi dan pembibitan.

Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele - Peluang usaha Budi daya lele dumbo dengan kolam terpal dapat dilakukan dalam beberapa bentuk antara lain, tujuan pembibitan dan tujuan konsumsi. Budi daya Ikan Lele Dumbo sebagai bibit merupakan upaya memenuhi kebutuhan bibit yang terus meningkat seiring dengan permintaan Ikan Lele Dumbo Konsumsi. Budi Daya Ikan Lele Dumbo Konsumsi merupakan upaya memelihara Ikan Lele Dumbo sampai ukuran dan bobot tertentu. Biasanya dari berat 1 ons per ekor ikan lele dumbo sampai 1 kg per ekor. Ukuran Lele Dumbo 1 Kg /ekor ke atas biasanya digunakan pada kolam pemancingan yang berisi Lele dumbo.

Salah Satu Model Kolam Terpal Lele Dumbo
Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele - Budi Daya Lele Dumbo Untuk Pembibitan
Peluang Usaha Budi Daya Lele dumbo Untuk tujuan pembibitan bisa dilakukan antara lain:
- Pemijahan dan penetasan telur lele dumbo, setelah menetas bisa dijual kepada peternak lain untuk dibesarkan atau dipelihara lagi sampai besar. Karena bibit lele dumbo baru menetas sudah bisa dijual, sehingga merupakan peluang usaha bagi yang memilih menekuni bidang ini. Jika lahan yang tersedia sempit solusi ini bisa menjadi alternatif. Modal untuk usaha ini hanya tempat dan indukan lele dumbo. Bibit Lele dumbo baru menetas biasanya dihargai berdasarkan perkiraan jumlah anakan Lele Dumbo, yang ditentukan berdasarkan bobot induk dan jumlah induk Lele Dumbo.

- Penyediaan Bibit Ukuran 2-3 cm, dalam kurun waktu satu bulan setelah menetas bibit lele dumbo telah mencapai ukuran 2-3 cm dan siap untuk dijual ke pasaran. Pembesaran benih lele dari menetas hingga ukuran ini idealnya ditempatkan pada kolam lumpur atau sawah, sehingga memerlukan lahan yang relatif luas. Meski di kolam terpal tetap bisa dilakukan tetapi tidak bisa dalam jumlah yang besar, meski demikian peluang usaha tetap terbuka. Pembesaran Lele Dumbo pada bak atau kolam terpal pada ukuran ini memerlukan makanan tambahan berupa pelet buatan pabrik.

- Penyediaan Bibit ukuran 5-7 cm, pada ukuran 5-7 cm benih lele dumbo siap dijual sebagai bibit yang mendatangkan peluang usaha. Biasanya ukuran ini dipelihara oleh peternak sampai ukuran layak konsumsi.

Pemeliharaan Lele Dumbo Untuk Konsumsi
Lele dumbo untuk keperluan konsumsi biasanya dipelihara mulai dari ukuran 5-7 cm atau lebih besar, untuk hasil panen cepat bisa dilakukan dalam waktu 2 bulan dengan pemberian makanan yang ekstra dan optimal. Peluang usaha budi daya lele dumbo untuk konsumsi ini relatif lebih mudah karena ukuran lele yang besar lebih tahan terhadap penyakit, dan tingkat hidup lebih tinggi. Untuk mendapatkan ukuran lele dumbo yang lebih besar memerlukan waktu 3 sampai 4 bulan.

Persiapan Pembuatan Kolam Terpal
Persiapan untuk budi daya lele dumbo dengan kolam terpal meliputi persiapan lahan kolam , persiapan material terpal ,dan persiapan perangkat pendukung. Lahan yang perlu disediakan disesuaikan dengan keadaan dan jumlah lele yang akan dipelihara. Untuk Pembesaran sampai tingkat konsumsi bisa digunakan lahan dengan ukuran 2 x 1x 0.6 meter, yang bisa diisi dengan 100 ekor lele dumbo ukuran 5-7 cm. Model pembuatan kolam bisa dengan menggali tanah kemudian diberi terpal atau dengan membuat rangka dari kayu yang kemudian diberi terpal. Cara pertama lebih membuat terpal tahan lebih lama.

Pemeliharaan Lele Dumbo
Pertama kali kolam terpal diisi dengan air yang tidak terlalu dalam terlebh dahulu, untuk lele dumbo ukuran 5-7 cm bisa diisi air 40 cm terlebih dahulu, agar ikan tidak terlalu capek naik dan turun dasar kolam untuk mengambil oksigen, seiring dengan bertambahnya usia dan ukuran kedalaman air ditambah. Perlu disediakan pula rumpon atau semacam perlindungan untuk lele. Karena lele merupakan ikan yang senang bersembunyi di daerah yang tertutup.

Pemberian pakan dilakukan dengan pemberian pelet sehari dua kali, lebih bagus lagi lebih dari dua kali tetapi dalam jumlah yang lebih sedikit. Jika di lingkungan tersedia pakan alami seperti Bekicot, kerang, keong emas, rayap dan lain-lain, bisa diberikan makanan alami tersebut. Makanan alami selain bisa menghemat pengeluaran juga memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga pertumbuhan lele dumbo lebih cepat. Selain itu ada beberapa teknologi yang bisa dipakai untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele dan ikan lainnya.

Meski Lele dumbo tahan terhadap kondisi air yang buruk ada baiknya perlu diganti air sekitar 10-30% setiap minggu, agar kolam tidak terlalu kotor dan berbau. Penyakit pada ikan lele mudah menyerang pada air yang kotor. Pada usia satu bulan atau jika diperlukan perlu dilakukan seleksi dan pemisahan lele yang memiliki ukuran yang berbeda. Biasanya lele mengalami pertumbuhan yang tidak sama, sehingga jika tidak dipisahkan lele dengan ukuran kecil akan kalah bersaing dalam berebut makanan. Selain itu pisahkan jika ada ikan yang terindikasi terserang penyakit agar tidak menular.Pembuatan Kolam Terpal Untuk Lele

Setelah perkenalan dan analisa usaha pembesaran ikan lele di kolam terpal, sekarang gw coba untuk sedikit menjelaskan cara pembuatan kolam terpalnya. Penjelasan ini sesuai dengan apa yang saya lakukan sendiri, sehingga mungkin ada beberapa perbedaan dengan orang2 yang sudah pernah membuat kolam serupa or perbedaan dengan apa yang sudah di jelaskan di blog2 lain.

Apa saja yang di perlukan untuk membuat kolam terpal?
1. Lahan, usahakan lahan yang sedikit rindang, tapi jangan langsung di bawah pohon.
2. Terpal, berukuran ukuran 4×5. yang gw pake adalah terpal jenis A3, lebih tebal. Tapi gw
juga pernah ngeliat beberapa kolam sejenis dengan terpal yang lebih tipis. Jadi, gw pikir itu
pun bisa di pakai untuk menghemat biaya.
3. Bambu, diperlukan bambu yang dibelah besar. dengan ukuran 2,2 meter sebanyak kurang
lebih 10 belahan, dan ukuran 3,2 meter sebanyak kurang lebih 10 belahan.
4. Tiang patok, diperlukan kayu yang nantinya bakal tumbuh agar bisa bertahan lama, seperti
tanaman Hanjuang or apa sajalah yang kuat . Jangan menggunakan bambu karena masa
pakainya terbatas.
5. Paku, digunakan untuk memaku belahan bambu ke patoknya.
6. Kawat, digunakan untuk mengikat terpal ke patok/bambu.

Cara pembuatan :
Setelah semua bahan tersedia, terlebih dulu ratakan tanah yang akan di pakai untuk mendirikan kolam terpal, jangan sampai ada benda tajam di atasnya. Lalu dirikanlah patok di empat sudut berbeda dengan ukuran panjang 3 meter dan lebar 2 meter. Kemudian pasang belahan bambu 2,2 m untuk lebarnya dengan menggunakan paku, dan belahan bambu 3,2 m untuk panjangnya. pasang agak merapat agar rangka kolam kuat, setelah semua terpasang, maka terpal dapat dipasang membentuk segi empat di dalam rangka tersebut. Ujung terpal di ikat kuat2 dengan kawat ke patok. Karena nantinya terpal akan diisi air, maka pastikan rangka kolam terpasang dengan kuatAnalisa Usaha Budidaya Lele Kolam Terpal
Posted by nto on Jul 4, ‘08 3:38 AM for everyone
Seperti diceritakan disini, gw coba kasih gambaran berapa sih keuntungan yang kita peroleh untuk membuat usaha ini? Analisa usaha ini gw buat sendiri berdasarkan apa yang telah gw alami dan pelajari. Yang gw alami artinya sampai tahap pembelian bibit dan pakan. Sedangkan yang lainnya berdasarkan yang gw pelajari dan cari tau.

1. Analisa Usaha yang gw buat secara umum

Analisa Usaha Budidaya Lele

A. Biaya Investasi
1. 3 buah terpal ukuran 2 x 3: @Rp. 150.000,- = Rp. 450.000,-
2. Selang 15 meter @Rp.2.500,- = Rp. 37.500,-
3. Ember karet 2 buah @Rp.10.000,- = Rp. 20.000,-
4. Gayung 1 buah @Rp. 5000,- = Rp. 5.000,-
5. Lamit 1 buah @Rp.15.000,- = Rp. 15.000,-
Jumlah = Rp. 527.500,-

B. Biaya Produksi
1. Bibit lele 5000 ekor @Rp.300,- = Rp.1.500.000,-
2. Pakan selama 3 bulan = Rp. 337.000,-
3. Obat-obatan selama 3 bulan = Rp. 50.000,-
4. Tenaga Kerja = Rp. 900.000,-
6. Biaya Penyusutan/ periode Rp.527.500 : 10 = Rp. 52.750,-
5. Biaya lain-lain = Rp. 100.000,-
Jumlah = Rp. 2.939.750,-

Perkiraan Hasil
Panen : 70% x 5000 : 7 = 500 kg x Rp. 7000, = Rp. 3.500.000,-
Pendapatan = Rp. 3.500.000 – 2.939.750 = Rp.560.250,-

BEP = Rp. 2.939.750 : 500 = Rp. 5879.5

Nah, itu analisa usaha secara umum dengan perhitungan 5000 bibit lele yang di tanam. Sekarang analisa usaha yang bener2 gw alami dalam arti kata apa adanya saja.. hehehe…

2. Analisa usaha itung2an skala kecil yang gw alami saat ini

Biaya investasi

1. Lahan Tanah (saya tanggung) Rp. 0,-
2. 2 buah terpal ukuran 2 x 3: @Rp. 150.000,- Rp. 300.000,-
3. Bambu (saya tanggung) Rp. 0,-
4. Paku 1 kg Rp. 8.000,
5. Tukang (saya sendiri) Rp. 0,-
Jumlah Rp. 308.000,-

Biaya Produksi

1. Bibit/benih 1000 ekor @Rp.300,- Rp. 300.000,-
2. Pakan :
Pakan bulan pertama 5kg @Rp. 10.000,- Rp. 50.000,
Pakan selanjutnya 1Bal @Rp. 180.000,- Rp. 180.000,-
Biaya obat/lain-lain Rp. 50.000,-
Jumlah Rp. 580.000,-

Jumlah modal awal = Rp. 888.000

Diperkirakan panen 1 kolam 150 kg
Harga lele /bulan Mei 2008 = Rp. 9.000/kg (harga bisa berubah sewaktu-waktu)
150 X 9.000 = Rp. 1.350.000

Pemasukan/panen = Rp. 1.350.000

Keuntungan/panen = Rp. 1.350.000 - Rp. 888.000
= Rp. 462.000,-

Itu analisa usaha untuk panen pertama. Untuk panen2 selanjutnya jelas lebih besar karena tidak memerlukan biaya investasi lagi. Oya, kata2 “saya tanggung” itu artinya gw tidak mengeluarkan biaya untuk itu. beruntung banget di rumah ada lahan sedikit dan kebun bambu

INFO LELE sarikan dari artikel irsyadul Albaab di kompasiana

TIPS BISNIS TERNAK IKAN LELE


TIPS BISNIS TERNAK IKAN LELE
Ikan Lele merupakan salah satu ikan yang sering digunakan sebagai lauk. Sehingga hal ini menjadi sebuah peluang bisnis, kita dapat memanfaatkan peluang ini dengan membangun bisnis budaya ikan lele. Selain itu, dalam membudidayakan ikan lele tidak terlalu sulit. Namun, kita juga tidak boleh menggampangkannya.


Berikut ini ada beberapa tips yang mungkin dapat Anda gunakan sebagai referensi untukberbisnis dan membudidayakan ikan lele.

Cara Bisnis dan Budidaya Ikan Lele :

1. Mempelajari Ikan Lele yang akan dibudidayakan

Sebelum membangun bisnis budidaya ikan lele, lebih baik anda mengenali lebih dahulu ikan lele yang akan anda budidayakan. Mulai dari jenis makanan dan juga jenis ikannya, hal ini bertujuan agar saat anda budidaya ikan lele, ikan lele anda tidak akan gampang mati.

2. Mempersiapkan Tempat atau Kolam Ikan Lele

Buatlah sebuah kolam dengan kedalaman minimal 50 cm, kolam ini dapat terbuat dari beton atau tanah yang dikeruk kemudian diberi bambu atau rangka khusus terpal. Untuk kolam yang terbuat dari terpal pastikan posisinya presisi dengan kerukan tanah. Pastikan terpal yang digunakan tidak bocor sehingga air dalam kolam tida habis. Setelah selesai memasang terpal masukan air dan ikan lelenya.

3. Mempersiapkan Air Kolam

Persiapan air kolam merupakan salah satu hal yang penting dalam membudidayakan ikan lele. Hal ini dikarenakan banyak ikan lele yang mati akibat kondisi air yang buruk. Seperti kadar PH pada air kolam, banyak pengusaha yang asal memberi air pada kolam dan tidak memperhatikan kadar PH pada air. PH yang baik dalam air adalah antara 7 s/d 8, sebelum menebar benih ikan lebih baik anda ukur terlebih dahulu PH dalam air dengan alat pengukur PH, hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko matinya benih lele saat ditebar.

4. Cara Pemberian Pakan

Perhatikan cara pemberian pakan pada ikan lele, jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit. Karena jika terlalu banyak akan mengakibatkan kolam air mudah kotor sehingga menyebabkan ikan mudah mati. Selain itu jika terlalu banyak juga merupakan pemborosan dan dapat mengakibatkan kerugian.

5. Membeli dan Penebaran Benih atau Bibit ikan Lele

Dalam membeli benih lele usahakan membeli ditempat yang sudah terpercaya. Jangan sembarangan dalam pengirimannya, pengiriman harus dangan cara-cara yang benar dan lepaskan benih ikan dengan cara yang benar ke dalam kolam.

Sebelum benih ditebar dalam kolam, sortir benih terleih dahulu. Pisahkan benih lele menurut ukurannya. Untuk benih yang baru jangan langsung beri pakan, karena jika bibit lele yang baru ditebar kemudian diberi pakan maka lebih berpotensi terserang penyakit dan mudah mati.

6. Budidayakan Ikan lele dengan Berbagai Usia atau Ukuran

Hal ini bertujuan agar penjualan ikan dapat berjalan trus, sehingga kita dapat memasok kebutuhan ikan lele dengan lancar. Karena jika kita budidaya hanya dengan satu ukuran atau usia maka kita harus menunggu ikan yang baru kita tebar menjadi besar.

7. Promosikan Ikan Lele Anda

Promosikan usaha anda dengan baik, anda dapat melakukannya dengan menawarkan ikan anda ke pasar atau penjual makanan yang berhubungan dengan ikan lele. Namun anda juga dapat mencari tengkulak untuk membeli ikan lele anda.

CARA PEMBENIHAN IKAN LELE DUMBO


PEMBENIHAN IKAN LELE DUMBO


I. PENDAHULUAN

Salah satu komoditas perikanan yang cukup populer di masyarakat adalah lele dumbo (Clarias gariepinus). Ikan ini berasal dari Benua Afrika dan pertama kali didatangkan ke Indonesia pada tahun 1984. Karena memiliki berbagai kelebihan, menyebabkan, lele dumbo termasuk ikan yang paling mudah diterima masyarakat. Kelebihan tersebut diantaranya adalah pertumbuhannya cepat, memiliki kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan yang tinggi, rasanya enak dan kandungan gizinya cukup tinggi. Maka tak heran, apabila minat masyarakat untuk membudidayakan lele dumbo sangat besar.

II. Sistematika

Philum Chordata, Kelas Pisces, Anak Kelas Telestei, Bangsa Ostariophysi, Anak Bangsa Siluridae, Suku Claridae, Marga Clarias dan Jenis Clarias gariepinus.

Bentuk tubuh memanjang, agak bulat, kepala gepeng, tidak bersisik, mempunyai 4 pasang kumis, mulut besar, warna kelabu sampai hitam. Lele dumbo banyak ditemukan di rawa-rawa dan sungai di Afrika, terutama di dataran rendah sampai sedikit payau. Ikan ini mempunyai alat pernapasan tambahan yang disebut abrorescent, sehingga mampu hidup dalam air yang oksigennya rendah.

Lele dumbo termasuk ikan karnivora, namun pada usia benih lebih bersifat omnivora. Induk lele dumbo sudah dapat dipijahkan setelah berumur 2 tahun dan dapat memijah sepanjang tahun.

- Tanda induk betina: tubuh lebih pendek, mempu- nyai dua buah lubang kelamin yang bentuknya bulat.

- Tanda induk jantan: tubuh lebih panjang, mempunyai satu buah lubang kelamin yang bentuknya memanjang.

III. PEMBENIHAN

Saat ini lele dumbo sudah dapat dipijahkan secara alami. Namun demikian banyak orang yang lebih suka memijahkan dengan cara buatan ( disuntik ) karena penjadwalan produksi dapat dilakukan lebih tepat.

A. Pematangan Gonad

Pematangan gonad dilakukan di kolam seluas 50 - 200 m2 dengan kepadatan 2 - 4 kg/m2. Setiap hari diberi pakan tambahan berupa pelet sebanyak 3 persen/hari dari berat tubuhnya.

B. Seleksi Induk

- Seleksi bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan induk yang akan dipijahkan.

- Induk betina ditandai dengan perutnya yang buncit dan kadang-kadang apabila dipijit kearah lubang kelamin, keluar telur yang warnanya kuning tua.

- Induk jantan ditandai dengan warna tubuh dan alat kelaminnya agak kemerahan



C. Pemberokan

- Pemberokan dilakukan dalam bak seluas 4 - 6 m2 dan tinggi 1 m, selama 1 - 2 hari.

- Pemberokan bertujuan untuk membuang kotoran dan mengurangi kandungan lemak dalam gonad.

- Setelah diberok, kematangan induk diperiksa kembali.

D. Penyuntikan

- Induk betina disuntik dengan larutan hipofisa ikan mas sebanyak 2 dosis (1kg induk membutuhkan 2 kg ikan mas) dan jantan 1/2 dosis atau ovaprim 0,3 ml/kg.

- Penyuntikan dilakukan pada bagian punggung.

E. Pemijahan / Pengurutan



- Apabila akan dipijahkan secara alami, induk jantan dan betina yang sudah disuntik disatukan dalam bak yang telah diberi ijuk dan biarkan memijah sendiri.

- Apabila akan diurut, maka pengurutan dilakukan 8 - 10 jam setelah penyuntikan.

- Langkah pertama adalah menyiapkan sperma: ambil kantong sperma dari induk jantan dengan membedah bagian perutnya, gunting kantong sperma dan keluarkan. Cairan sperma ditampung dalam gelas yang sudah diisi NaCl sebanyak 1/2 bagiannya. Aduk hingga rata. Bila terlalu pekat, tambahkan NaCl sampai larutan berwarna putih susu agak encer.

- Ambil induk betina yang akan dikeluarkan telurnya. Pijit bagian perut ke arah lubang kelamin sampai telurnya keluar. Telur ditampung dalam mangkuk plastik yang bersih dan kering. Masukan larutan sperma sedikit demi sedikit dan aduk sampai merata. Tambahkan larutan NaCl agar sperma lebih merata. Agar terjadi pembuahan, tambahkan air bersih dan aduklah agar merata sehingga pembenihan dapat berlangsung dengan baik, untuk mencuci telur dari darah dan kotoran lainnya, tambahkan lagi air bersih kemudian dibuang. Lakukan 2 - 3 kali agar bersih.

- Telur yang sudah bersih dimasukkan kedalam hapa penetasan yang sudah dipasang di bak. Bak dan hapa tersebut berukuran 2 m x 1 m x 0,4 m dan sudah diisi air 30 cm. Cara memasukan, telur diambil dengan bulu ayam, lalu sebarkan ke seluruh permukaan hapa sampai merata. Dalam 2-3 hari telur akan menetas dan larvanya dibiar- kan selama 4-5 hari atau sampai berwarna hitam.

E. Pendederan

~ Persiapan kolam pendederan dilakukan seminggu sebelum penebaran larva, yang meliputi : pengeringan, perbaikan pematang, pengolahan tanah dasar dan pembuatan kemalir

~ Pengapuran dilakukan dengan melarutkan kapur tohor kedalam tong, kemudian disebarkan ke seluruh pematang dan dasar kolam. Dosisnya 250 - 500 g/m2.

~ Pemupukan menggunakan kotoran ayam dengan dosis 500 - 1.000 gr/m2.. Kolam di isi air setinggi 40 cm dan setelah 3 hari, disemprot dengan organophosphat 4 ppm dan dibiarkan selama 4 hari.

~ Benih ditebar pada pagi hari dengan kepadatan 100 - 200 ekor/m2.

~ Pendederan dilakukan selama 21 hari. Pakan tambahan diberikan setiap hari berupa tepung pelet sebanyak 0,75 gr/1000 ekor.

IV. PENYAKIT

Penyakit yang sering menyerang lele dumbo adalah Ichthyopthirius multifiliis atau lebih dikenal dengan white spot (bintik putih). Pencegahan, dapat dilakukan dengan persiapan kolam yang baik, terutama pengeringan dan pengapuran. Pengobatan dilakukan dengan menebarkan garam dapur sebanyak 200 gr/m3 setiap 10 hari selama pemeliharaan atau merendam ikan yang sakit ke dalam larutan Oxytetracyclin 2 mg/l.

Artikel lainnya tentang lele yang bisa Anda baca sbb: